INDOMIE GORENG MAWUT MAGELANGAN ALA “WARUNK UPNORMAL”


Kalo ada yang pernah makan indomie goreng mawut magelangan di warunk upnormal, nah kali ini saya mau ngasih resepnya. Tadi pagi sempat mbuat, menurut anak-anak dan suami enak banget, lebih enak dibanding yang beli. Karena kemaren kebetulan ada sisa nasi, mungkin 1 piringlah sisanya, maka aku coba buat masakan ala warunk tadi.

Bahan

  1. Nasi putih 1 piring
  2. Mie goreng indomie 1 bungkus
  3. Bumbu bawang fermentasi 1 sm
  4. Sosis
  5. Telur
  6. Bakso
  7. Sawi secukupnya
  8. Kecap manis
  9. Garam
  10. WhatsApp Image 2018-01-16 at 11.06.57
  11. WhatsApp Image 2018-01-16 at 07.49.18

Cara membuat

  1. Rebus indomie, jangan terlalu matang (tiriskan)
  2. Siapkan penggorengan, beri minyak goreng 1 sm, buat orak arik telur
  3. Masukkan bumbu bawang fermentasi, aduk2 sampai harum, masukkan sosis, dan bakso
  4. Tambahkan sayur
  5. Masukkan bumbu indomie semunya
  6. Tambahkan garam dan kecap
  7. Aduk sampai rata
  8. Siap dihidangkan bersama telur ceplok dan acar

Oiya gambarnya kebetulan gak pake sayur dan bakso, tapi rasanya enak..tambahi irisan cabe rawit juga bisa buat yang suka pedes. Oiya telur ceploknya juga belum difoto ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

WhatsApp Image 2018-01-16 at 08.01.37

 

 

 

Iklan

JANGAN BUANG MAKANAN !!


Dulu, waktu masih kecil, ibuku sering mengatakan kalo makan harus dihabiskan, biar ayamnya nggak mati. Waktu itu sih gak terlalu ngerti hubungannya apa, tapi selalu nurut dengan apa yang disampaikan ibu. Begitu juga dengan masakan, kalo bisa masak jangan terlalu banyak sehingga pasti habis, jangan sampai membuang makanan, ibuku selalu bilang jangan suka buang makanan, gak ilok. Kata “gak ilok” itu seperti sebuah mantra ajaib yang entah kenapa bisa membuat aku gak berani buang-buang makanan, sampai sekarang. Kalo anak sekarang dikasih tahu hal yang sama, pasti perdebatannya jadi panjang..dan laamaa. Ini pengalaman pribadi sih..hehe. Kalo aku ke anak-anak biasanya ngomong apa adanya, kalo ngambil makanan secukupnya saja, jadi gak sampe sisa. Di luar sana banyak orang yang mungkin tidak bisa makan setiap hari, jadi alangkah mubadzirnya kalo sampai makanan dibuang-buang. Alhamdulillah, anak2 bisa melakukannya.

Kebiasaan sayang membuang makanan ini membuat aku harus pinter2 mengolah kembali atau membuatkan jodoh untuk masakan yang tidak habis dalam sehari. Misal, masak rendang. Kalo masak rendang hampir selalu aku langsung masak banyak dan gak mungkin langsung habis. Biasanya, untuk membangkitkan selera makan anak2, minimal harus ada satu masakan yang baru. Jadi, hari kedua dan ketiganya bisa dimodif dengan membuatkan mie goreng sosis atau oseng2 misalnya. Contoh lain lagi, tempe goreng, kalo sampai sore biasanya gak habis, maka besoknya tempe akan aku iris2 trus dioseng dengan kacang panjang. Ini beberapa masakan recycle yang biasanya aku buat di rumah

MASAKAN RECYCLE
Tempe goreng Oseng-oseng tempe dan kacang panjang
Balado ikan tongkol Nasi goreng ikan tongkol
Rendang Tinggal manasin, sayurnya bisa
Ganti-ganti walaupun lauknya tetep
Tahu goreng Oseng tauge dan tahu
Ikan goreng Lodeh campur, sisa ikan gorengnya
dicampur sekalian
Mie goreng Nasi goreng mawut

Sementara itu dulu ya, nanti kalo nemu lagi tak share lagi. Dibawah ini foto masakan rendang, hari pertama rendang dan sayur sop, hari kedua rendang dan mie goreng pedas, dan hari ketiga rendang dan oseng kangkung dan telur dadar. Semoga bermanfaat ya tulisan ini

 

HARI KE-20


Di hari ke-20 ini menunya adalah

  1. supย  oyong dan bihun
  2. Fillet Ayam goreng tepung

Untuk ayam nya:

Bahan:

  1. Ayam fillet dimarinasi dengan saus tiram, garam dan merica bubuk, biarkan minimal 30 menit agar bumbu meresap
  2. Buat campuran tepung untuk lapisan ayamnya, terdiri atas tepung terigu, maizena dengan perbandingan 2:1, diberi garam dan merica bubuk
  3. Setelah dimarinasi, masukkan ayam ke dalam campuran tepung
  4. Goreng dengan minyak panas tapi apinya kecil
  5. Dihidangkan

HARI KE-19


Hari ke-19 menunya adalah gurame asam manis.

IMG_20170616_030338

Bahan:
โ€“ Fillet ikan gurame (dari 1 ekor gurame yang besar)dipotong-potong
โ€“ Garam, merica
โ€“ Tepung bumbu
โ€“ Minyak goreng
Cara membuat:
โ€“ Gurame yang sudah dipotong dicuci bersih
โ€“ Taburi garam dan merica bubuk, biarkan minimal 30 menit
โ€“ Ambil sedikit tepung bumbu, beri air sampai menjadi seperti adonan pisang goreng
โ€“ Masukkan ikan ke dalam adonan tadi, kemudian gulingkan di tepung bumbu tanpa air
โ€“ Kalo pingin kulit lebih tebal bisa diulangi 2 atau 3 kali,
โ€“ Goreng dalam minyak panas, kecilkan api.
โ€“ Kalau sudah kuning kecoklatan baru diangkat

Saus asam manisnya

  • Iris-iris bawang putih dan bawang bombay
  • tumis, beri saus tomat botolan, tambahkan air, beri gula dan garam,
  • kentalkan dengan maizena yang sudah dicampur sedikit air,
  • tunggu sampai matang dan mengental,
  • angkat dan siramkan di atas gurame yang sudah digoreng tadi.

HARI KE-17


Di hari ke 17 aku masak asem-asem bandeng tanpa duri dan kolak pisang dan sagu mutiara. Kebetulan pagi-pagi ada bapak-bapak langganan menawarkan bandeng tanpa duri. Biasanya sih masak asem-asem bandengnyaย  pake bandeng yang masih banyak durinya, lebih gurih. Tapi kali ini gak papa deh ..kasian kalo pas sahur masih ngantuk masih juga harus milihin durinya.

Untuk asem-asem bandengnya resepnya di sini

IMG_20170612_064145

Kalo kolaknya di sini resepnya, labunya diganti pisang. Tinggal tambah sagu mutiara.

IMG_20170610_171629